Taujih Online (TOL)
Menjadi Orang Tua Spesial untuk Anak
Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah. Tidak ada bayi yang terlahir bercita-cita buruk. Seorang anak pada dasarnya berperilaku baik, dan bila anak-anak kita melakukan hal yang buruk, berbohong, salah, bukankah itu dibentuk oleh orang tua? Mengapa sebagian anak2 ini yang ketika lahir begitu lucu dan menggemaskan beranjak dewasa dan menjadi beban bagi orang tua? Mengapa? karena sebagian anak dijatuhkan harga dirinya di rumah, bukan di luar rumah. Mungkin sebagian kita pernah membentak, memukul, menamparnya. Atau mungkin sebagian kita tidak pernah melakukan hal-hal tersebut, namun jarang sekali ada anak yang lolos dari disalahkan oleh orangtuanya. Judulnya agar dia menjadi anak yang pintar, anak yang berprestasi, tapi kapan kita mendengarkan anak kita? Ketika sang kakak mengambil mainan adik, kita berkata "kakak! ngalah dong sama adik". Dalam hati sang kakak berkata, "kapan aku minta dilahirkan lebih dulu di dunia?". Karena ketidakadilan di rumah, sebagian anak tidak betah berada di rumah, dan mereka mecari harga diri di luar rumah. Kalau teman-teman gengnya menghargainya, maka di situlah dia merasa nyaman, bukan di rumah. Bukan hanya uang, mainan, dan sekolah mahal yang penting, tapi penghargaan bagi seorang anak jauh lebih penting untuk masa depannya.
Seringkali kesalahan dalam mendidik anak disebabkan oleh ketidaksiapan kita menjadi orangtua. Kita mungkin siap menikah, tapi apakah kita siap menjadi orangtua?
More Articles...
Login Form
Pengunjung
Kemarin392
Minggu ini2460
Bulan ini7526
Currently are 26 guests and no members online


