Mengajar Angklung di Shougakkou

Bulan Desember 2010, saya diminta oleh Shougakkou Sensei di tempat si-sulung bersekolah untuk mempresentasikan tentang Indonesia. Berbagai persiapan saya lakukan, mulai dari slide presentasi dan membawa beberapa alat peraga yang telah kami beli saat pulang ke Indonesia beberapa kali.


Saat itu saya menunjukkan wayang golek, wayang kulit, kain batik, kebaya, congklak dan satu set angklung. Saya penggemar angklung dan beberapa kali pernah tampil di Jepang bersama teman-teman. Saat tinggal di Nara, kami pernah tampil di acara internasional tahunan dan mendapat sambutan sangat meriah. Saya pernah tergabung dalam klub angklung ketika sekolah di SMA Negeri 3 Bandung yang dikenal dengan “Angklung Tiga”.

 

 

Rupanya sensei Shougakkou tertarik dengan angklung yang saya bawa dan peragakan. Bulan Januari saya diminta mengajar angklung di kelas satu Shougakkou untuk penampilan di bulan Januari. Tentunya ini kesempatan besar untuk mengenalkan angklung di Miyatake Shougakkou, Ishikawa-ken.

 

 

Dua kali saya diminta mengajar di Shougakkou. Selebihnya sensei akan mengajar langsung untuk anak-anak dan saya dengar hampir tiap hari mereka latihan selama dua minggu-an. Sensei mengkolaborasikan angklung dengan piano dan beberapa alat musik lainnya, dimainkan bersama anak-anak kelas satu Shougakkou.

Saat latihan kedua saya hadir di Shougakkou, ada dua wartawan yang hadir didampingi oleh Kepala Sekolah. Setelah selesai latihan mereka meminta saya untuk wawancara.

Keesokan harinya “Hokoku Shinbun”, koran untuk daerah Hokuriku memuat berita ini. Dua hari berikutnya “Chu nichi Shinbun” memuat berita yang sama dengan foto cukup besar di halaman tengah. Alhamdulillah angklung mulai dikenal tidak hanya di Miyatake Shougakkou tapi mulai meluas ke daerah Hokuriku.

Banyak pengalaman yang didapat selama saya mengajar angklung. Bukan sekedar membawa nama Indonesia khususnya angklung sebagai alat musik tradisional dari kota Bandung. Tetapi, saya pun dapat belajar bagaimana sistem mengajar alat musik di Shougakkou (Sekolah Dasar Jepang) khususnya untuk anak kelas satu.

Terimakasih Yoshida Sensei yang telah meminta saya mengajar angklung di kelas satu. Terimakasih Gakuchou Miyatake Shougakkou, yang merespon sangat baik untuk acara ini dan menghadirkan wartawan dari dua koran ternama di Ishikawa-Ken. Terimakasih pada Azzam, putra sulung saya yang membatu saat memperkenalkan angklung di presentasi tentang Indonesia. Terimakasih untuk suami tercinta yang telah berlelah-lelah membawa angklung bersama dari Bandung Indonesia.

--6 Februari 2011, Catatan Harian Seorang Ibu--

 

Login Form

Pengunjung

Hari ini226
Kemarin392
Minggu ini2449
Bulan ini7515

Currently are 26 guests and no members online

Kontak Kami

Pendaftaran Donasi
  • This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Japan Post Bank
(ゆうちょ銀行)

No. rekening : 13130-16200161
Atas nama:
ファヒマ (Fahima)