Sang Penyejuk Jiwa
Suatu hari, seorang lelaki mendatangi seorang sahabat yang bernama Abdullah ibnu Mas’ud. Lelaki itu berkata kepada Abdullah ibnu Mas’ud, ”Wahai ibnu Mas’ud, nasihatilah aku dengan sesuatu yang dapat meredakan kegelisahanku. Saat ini jiwaku tidak tenteram, pikiranku kusut, tidurku tidak nyenyak dan seleraku hilang."
Lalu Abdullah ibnu Mas’ud menjawab, “Bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat. ? Pertama, ke tempat orang membaca Al Qur’an, sama saja apakah kamu ikut membacanya ataupun kamu sekedar mendengar pembacaan orang lain. Kedua, menghadiri majelis pengajian yang mengingatkan kamu kepada Allah. ? Ketiga, mencari satu waktu yang sunyi dimana ketika itu kamu bangun melaksanakan ibadah kepada Allah serta memohon kepada-Nya agar diberikan ketenangan dan kedamaian hati kepadamu.? Jika selepas melakukan kesemua itu jiwamu masih tidak tenteram, mintalah kepada Allah agar digantikan hatimu dengan hati yang lain karena hati yang kamu miliki saat ini bukan hatimu.”
Setelah mendengar nasihat Abdullah ibnu Mas’ud, lelaki itu pun kembali ke rumahnya. Dia segera berwudhu dan membaca Al Qur’an dengan penuh khusyu’. Selesai membaca Al Qur’an, dia mendapati jiwanya berubah menjadi tenang, pikirannya menjadi jernih dan kegelisahannya hilang sama sekali.
Login Form
Pengunjung
Kemarin392
Minggu ini2439
Bulan ini7505
Currently are 31 guests and no members online


