Persiapan Masuk Sekolah Dasar di Jepang

 

Assalamualaikum wr wb.

Sahabat Fahima, 

Di awal tahun baru, masuk masanya mempersiapkan aneka keperluan bagi anak kita yang akan memasuki jenjang sekolah yang baru.
Hangat mengenai tema ini, tim PPA Fahima memposting kembali mengenai persiapan masuk Sekolah Dasar di Jepang.

بسم الله الرحمن الرحيم

 

Persiapan masuk Sekolah Dasar di Jepang

Bulan April adalah tahun ajaran baru untuk sistem pendidikan di Jepang. Mulai dari Youchien (TK), Shougakkou (SD), Chugakkou (SMP), Koukou (SMA) dan Daigaku (Perguruan Tinggi).

Hitungan umur wajib masuk shougakkou di Jepang cukup ketat.  Bagi anak berumur 6 tahun pada 3 April di Jepang diwajibkan masuk Sekolah Dasar atau shougakkou.

Pemilihan sekolah dasar tidak bisa dilakukan oleh orang tua, melainkan sudah ditentukan oleh Kuyakusho berdasarkan zonasi tempat tinggal.

Pada hari pertama bertemu guru sekolah, orang tua dapat menjelaskan 3 hal mendasar kita sebagai muslim kepada guru kelas maupun kepada Kepala Sekolah. InsyaAllah guru-guru di Jepang bersifat sangat terbuka.

  1. Kewajiban Sholat
    Kita dapat meminta izin agar anak kita dapat melaksanakan sholat dzuhur di sekolah pada waktu istirahat siang. Kebanyakan sekolah memiliki ruangan yang tidak dipakai, dan anak kita dapat melaksanakan sholat di situ.
     
  2. Makanan Halal
    Di SD Jepang disediakan fasilitas makan siang yang menu nya sudah ditentukan per wilayah.
    Makanan disajikan terpisah (karbohidrat, lauk dan sayur, susu/yoghurt). K
    ebanyakan lauk yang disajikan adalah dari daging babi. Kita bisa mengatakan sejak awal bahwa kita anak kita tidak bisa memakan daging babi dan daging yang tidak halal, sehingga kita hendak membawakan bekal makan siang.
    Bukan hanya orang muslim yang membawa bekal makan siang, namun juga orang tua yang memiliki anak yang alergi biasa membawa bekal makan siang sendiri ke sekolah. 
     
  3. Puasa Ramadhan
    Di bulan ramadhan, di hari anak kita puasa, kita harus mengatakan sebelumnya kepada gurunya.
    Biasanya guru akan menyarankan anak ke perpustakaan pada saat jam makan siang di bulan Ramadan.
     
  4. (tambahan) Aurat
    Pada waktu jam olahraga dan berenang, anak-anak biasa ganti baju di ruang yang sama.
    Kita bisa meminta guru agar anak kita ganti baju di ruang yang berbeda.

 

Kemudian, perlengkapan yang harus disiapkan adalah:

  1. Randoseru (ランドセル) 
    Randoseru merupakan tas khas anak-anak Shougakkou (Sekolah Dasar di Jepang) terbuat dari kulit.
    Sebetulnya bukan merupakan sebuah kewajiban dari sekolah, akan tetapi sebuah norma sosial.
    Harga randoseru cukup bervariasi mulai dari 4 ribu-an yen sampai di atas 50 ribu yen.
    Kita juga bisa membeli secara online yang lebih banyak menyediakan pilihan lebih murah, seperti di amazon.jp.

    Sekarang ini sudah didesain dengan berbagai warna dan aksesoris.
    Untuk harga di bawah 10ribu, kita perlu mengecek apakah ada cacat atau seberapa lama daya tahan tas.
    Untuk yang akan sekolah di Jepang 1-3 tahun tentunya yang lebih murah lebih baik.
    Bagi orang Jepang sendiri, harga 25-50rb lebih dipilih karena daya tahannya yang bagus untuk 6 tahun.

    Bagi keluarga yang ingin memilih menggunakan tas randoseru second (gratis) tapi masih layak dipakai, beberapa sekolah ada yang menyediakan. Orangtua dapat meminta informasi lengkap ke pihak sekolah yang bersangkutan.

  2. Seragam Sekolah
    Umumnya tidak ada seragam sekolah dasar, kecuali topi berwarna kuning dan baju olahraga.
    Tetapi, di beberapa daerah tertentu masih mewajibkan anak-anak menggunakan seragam sekolah berwarna putih-biru, dilengkapi jas luar berwarna biru.
    Lain lagi untuk sekolah swasta yang menentukan beragam seragam sekolah.
    Topi biasanya disediakan oleh sekolah, sedangkan baju olahraga umumnya dibeli di luar.
    Baju olahraga terdiri dari kaos olahraga berwarna putih, celana olahraga berwarna biru tua, serta topi berwarna merah di satu sisi, dan putih di sisi lainnya.
     
  3. Sepatu Indoor
    Selain sepatu luar yang biasa digunakan ke sekolah, pihak sekolah mengharuskan orangtua menyediakan sepatu indoor.
    Ini digunakan saat masuk ke ruangan kelas ataupun saat olahraga di hall olahraga.
    Biasanya diperlukan 2 jenis sepatu indoor, sepatu indoor yang putih serta sepatu indoor dengan strip ujung sepatu berwarna merah.
     
  4. Tas-tas Perlengkapan
    Beberapa tas atau kantung terbuat dari kain yang harus dipersiapkan adalah:
    • tas sepatu indoor
    • tas baju olahraga  
    • tas perlengkapan alat tulis/buku
    • kantung untuk masker. 
      Masker selain digunakan saat anak-anak menderita flu, juga digunakan saat ada kelas memasak dan saat bertugas sebagai piket makan siang.
    • tambahan:
      • tas bento
      • tas alat sholat
    Biasanya tas-tas ini dibuat sendiri oleh Ibu-Ibu Jepang
     
  5. Alat Tulis dan Alat Gambar
    • pensil (minimal 4)
    • pensil merah 
    • penghapus
    • penyerut 
    • tempat pensil
    • lem
    • gunting
    • crayon, biasanya jenis kyupi
    • shitajiki (papan alas menulis)
       
  6. Buku Penunjang, Buku Pelajaran, dan Alat Penunjang
    Buku pelajaran biasanya disediakan oleh sekolah, seperti matematika (sansu), bahasa jepang (kokugo), seikatsu dan sebagainya akan diperoleh secara gratis dari pihak sekolah.

    Beberapa buku penunjang seperti renrakuchou (buku penghubung ortu-guru), buku latihan menulis, buku latihan berhitung dsb, disediakan sekolah dengan penggantian biaya oleh orang tua. 

    Beberapa alat penunjang, seperti blok untuk berhitung dsb juga disediakan oleh sekolah dengan penggantian biaya. 
    Pembayaran dapat dilakukan bertahap setiap bulan dan dikelola oleh PTA (Parent Teacher Association)
     
  7. Penunjang Makan
    • suito (tempat minum)
    • kotak bento (kotak makan siang)
    • kain alas makan
    • taoru (handuk kecil/saputangan handuk)
     
  8. Pianika
    Pianika atau piano tiup mulai digunakan di pertengahan ajaran kelas 1. 
    Beberapa sekolah menyediakan pianika, dan yang perlu disediakan orang tua adalah alat tiup. 
    Kita juga boleh membeli pianika agar memiliki pianika sendiri dan dapat bermain pianika di rumah.  
     
  9. Jas hujan/payung
    Anak-anak Shougakkou atau SD di Jepang diharuskan berjalan kaki dari rumah ke sekolah, begitu pula saat pulang. 
    Beberapa sekolah menyarankan anak untuk memakai jas hujan ketimbang payung, dan setelah kelas 3 baru diperbolehkan memakai payung. 
    Namun ada juga yang membebaskan pilihan.
     
  10. Sepatu Kets yang nyaman untuk berjalan

 

Perlengkapan diatas dapat dibeli di toko dalam mall seperti Jusco/AEON, Apita, Seiyu, dsb, maupun secara online, seperti amazon.jp, nissen.jp, dan sebagainya.

Kalau ada tambahan/masukan/cerita dari pengalaman sahabat Fahima, ditunggu ya.

Semoga artikel ini bermanfaat, 

dan semoga kita senantiasa dimudahkan semua ihtiar-ihtiar kita dalam melatih anak-anak kita sesuai pendidikan Islam.

 

Aamiin

/Tim PPA-Fahima

 

Sumber:

 

Login Form

Pengunjung

Hari ini3
Kemarin299
Minggu ini898
Bulan ini3282

Currently are 18 guests and no members online

Copyright © 2012 Rumah Fahima. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU General Public License.