Reaksi Alergi
Alergi didefinisikan sebagai reaksi berlebih sistem pertahanan alami tubuh (sistem imun). Sistem imun secara normal berfungsi melindungi tubuh dari serangan virus dan bakteri dengan memproduksi antibodi untuk melawan mereka. Dalam alergi, sistem imun juga melawan zat yang biasanya tidak berbahaya seperti kutu debu, serbuk bunga atau obat dan menganggap zat-zat tersebut sedang berupaya menyerang tubuh. Reaksi ini beragam dari sekedar bercak merah gatal, mata gatal, hidung berair hingga kesulitan bernafas, mual dan diare.
Reaksi alergi biasanya tidak timbul saat pertama kontak dengan alergen (bahan penyebab alergi). Contoh : pada alergi kacang, saat makan pertama tidak akan menimbulkan reaksi alergi karena pada saat itu baru terjadi pengenalan alergen kacang pada tubuh. Jika makan lagi untuk yang kedua, maka tubuh sudah mengenalnya sebagai alergen dan sudah memproduksi antibodi yang menyerang kacang.
Sebagian orang memiliki alergi dan bervariasi antara ringan hingga berat (dapat menimbulkan kematian). Sebagian besar reaksi alergi termasuk kategori ringan-sedang dan perawatan rumah dapat menghilangkan beberapa gejala. Reaksi alergi yang termasuk berat adalah reaksi anafilaksis atau reaksi alergi tambahan seperti perdarahan hidung, problem telinga, sesak nafas dengan mengi dan batuk.
Alergi sering timbuk dengan penyakit lain seperti asma, infeksi telinga, sinusitis dan sleep apnea.
Beberapa tipe-tipe alergi :
Alergi makanan
Lebih sering timbul pada anak-anak. Sekitar 7 dari setiap 100 anak memiliki alergi. Alergi makanan biasanya lebih sering timbul dari keluarga yang juga mengidap alergi dengan riwayat keluarga dengan asma dan dermatitis atopik. Pada alergi makanan, maka sistem imun tubuh berfikir bahwa makanan tertentu bersifat mengancam tubuh dan sudah menyiapkan sederetan perlawanan dengan menimbulkan reaksi alergi dari kemerahan, gatal, hidung berair hingga gangguan perut. Alergi makanan yang timbul pada saat anak, lebih besar kemungkinan hilang. Namun alergi makanan yang timbul pada saat dewasa akan dibawa terus.
Beberapa makanan dapat menimbulkan alergi (disebut sebagai alergen).
* Telur, susu, kacang, gandum, kedelai dan ikan adalah makanan yang menimbulkan alergi pada sebagian besar anak-anak. Sebagian besar makanan penimbul alergi ini (kecuali kacang dan ikan) akan hilang pada usia 5 tahun.
* Kacang, ikan dan kerang adalah penyebab alergi pada sebagian besar orang dewasa.
Dokter akan menanyakan riwayat alergi, gejala dan makanan yang menimbulkan alergi. Diagnosis alergi makanan akan dilakukan dengan test kulit (skin test). Test kulit bekerja dengan meletakkan berbagai macam alergen dalam jumlah sedikit di atas kulit pasien. Jika pasien memang memiliki alergi maka kulit akan memberikan reaksi alergi sesuai derajat keparahan alergi.
Terapi
* Jangan pernah memakan makanan dengan label alergen. Sehingga ketelitian dalam melihat komposisi makanan sangat membantu, termasuk memahami turunan makanan-makanan alergen. Contoh : susu mungkin tidak ditulis sebagai susu tetapi sebagai kasein, gandum sebagai gluten.
* Jika anak masih dalam masa menyusui, maka akan sangat penting ibu menyusui juga tidak memakan makanan alergen karena sebagian kecil dari makanan yang dimakan ibu akan ditansfer kepada anak melalui ASI.
* Beberapa anti-histamine atau anti-alergi dapat membantu mengurangi gejala alergi ringan hingga sedang. Beberapa anti-histamin dapat diperoleh sebagai obat over the counter (OTC) alias obat bebas. Di beberapa negara terdapat kit alergi yang mengadung epinefrin dan antihistamin.
Anak dengan alergi makanan
* Alergi makanan pada anak juga harus dikomunikasikan pada sekolah atau lembaga lain yang merawat anak (tempat penitipan anak, dll). Beri tahu juga apa yang harus mereka lakukan jika tiba-tiba alergi pada anak anda timbul.
* Beberapa anak, makanan dapat coba diberikan lagi satu tahun kemudian untuk melihat apakah alergi sudah hilang atau belum. Beberapa alergi timbul dalam waktu pendek dan dapat ditoleransi sesudah umur 3 ? 4 tahun.
Perlindungan tehadap alergi
Alergi tidak dapat dicegah tapi dapat ditunda kehadirannya pada bayi dengan mengikuti beberapa rekomendasi di bawah ini :
* Berikan ASI hingga minimal usia 6 bulan
* Jangan memberikan makanan padat hingga anak berusia 6 bulan
* Hindari memberikan anak susu sapi, gandum, telur, kacang dan ikan dalam tahun pertama.
Alergi obat
Obat-obatan baik obat bebas maupun obat dengan resep dapat menimbulkan alergi dengan gejala yang sangat bervariasi.
Alergi sengatan serangga
Ketika disengat lebah, racun serangga akan masuk kedalam kulit sehingga normal jika timbul bengkak, kemerahan, nyeri dan gatal pada tempat yang disengat. Reaksi alergi timbul jika tubuh memberikan reaksi berlebih pada racun serangga.
Alergi musim
Alergi ini timbul pada musim-musim tertentu karena pajanan dengan serbuk sari dari pohon, bunga.
sumber:
http://www.webmd.com/allergies/tc/allergic-reaction-topic-overview
http://www.chw.org/display/PPF/DocID/21546/router.asp
Diterjemahkan oleh:
Flori Ratna Sari, MD
Lecturer of Faculty of Medicine and Health Sciences Syarif Hidayatullah State Islamic University
PhD student Department of Clinical Pharmacology, Niigata University of Pharmacy and Applied Life Sciences Japan
http://olieanwar.net46.net/
Login Form
Pengunjung
Kemarin392
Minggu ini2428
Bulan ini7494
Currently are 29 guests and no members online


